Powered By Blogger

Senin, 29 November 2010

ANTIOKSIDAN


Antioksidan merupakan senyawa penting dalam menjaga kesehatan tubuh, karena berfungsi  sebgai penangkap radikal bebas yang banyak terbentuk dalam tubuh kita. Fungsi utama antioksidan digunakan sebagai upaya untuk memperkecil terjadinya proses oksidadi dari lemak dan minyak, memperkecil terjadinya proses kerusakan dalam makanan, memperpanjang masa pemakaian dalam industry makanan, meningkatkan stabilitas lemak yang terkandung dalam  makanan, serta mencegah hilangnya kulaitas sensori dan nutrisi.
Antioksidan mempunyai banyak kegunaan dalam tubuh, yaitu dengan pemakaian internal dan eksternal.
*      Pemakaian internal, pada pemakaian ini antioksidan dapat menghilangkan radikal bebas pada perokok aktif dan pasif, membantu pencegahan kerusakan sel-sel sehat akibat adanya radikal bebas, dapat menjadi nutrisi bagi tubuh yang sering melakukan kegiatan berat dan banyak.
*      Pemakaian eksternal, pada pemakaian ini antioksidan berupa kosmetik. Banyak produk kosmetik yang menggunakan bahan antioksidan alami yang telah memperhatikan efek samping yang akan ditimbulkan, karena jika menggunakan bahan kimia efek sampingnya akan berakibat fatal karena dipakai dalam jangka waktu yang lama. Menurut para ahli, pemakain antioksidan yang dapat berhasil dengan baik dengan cara pemakaian luar. Ramuan tersebut biasanya digunakan untuk kulit kasar, tangan rusak,, kai, pergelangan tangan, tumit, atau bagian tubuh lain yang membutuhkan perawatan dan pengobatan. Biasanya produk kosmetik digunakan untuk melindungi dari sinar UVA/UVB.

BEBERAPA SUMBER ANTIOKSIDAN
jeruknipis.jpgBanyak sekali sumber antioksidan yang berada dalam linkungans ekitar kita, namun biasanya kita kurang memperhatikan. Antioksidan terdapat dalam buah dan sayur-sayuran. Banyak diantara masyarakat kita yang tidak suka makan sayur-sayuran, apalagi anak-anak kecil yang sangat benci bila disuruh makan sayuran.


Sayur-sayuran yang mempunyai kandungan antioksidan antara lain brokoli, kubis, lobak, wortel, tomat, bayam, cabai, buncis, pare, leunca, mentimun, dan kangkung. 



KETIMUN
Buah-buahan yang mempunyai kandungan antioksidan adalah anggur, alpukat, jeruk, semangka, markisa, apel, belimbing, dan pepaya.
Untuk para orangtua diharapkan dapat memberikan makanan yang mengandung antioksidan karena hal itu akan sangat bermanfaat bagi tubuh kita, terutama anak-anak yang sedang dalam proses pertumbuhan.
PEPAYA
SEMANGKA


&&&&&


HENY PURBANINGSIH

Tidak ada komentar:

Posting Komentar